Komandan Kodim Tutup TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Makam

INDONESIASATU.CO.ID:

PURBALINGGA, - Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Andy Bagus. D.A., S.I.P tutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2018 di Lapangan Desa Makam, Kecamatan Rembang, Selasa (13/11/2018).

Dengan harapan semua kegiatan yang dilaksanakan yang sudah dilaksanakan baik pembangunan fisik maupun non fisik bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Dandim mengatakan, pelaksanaan TMMD setiap tahun yang digelar Kodim 0702/Purbalingga selalu melibatkan Pemkab Purbalingga bersama instansi terkait lainnya. Dalam setiap pelaksanaanya Kodim 0702/Purbalingga juga melihat kebutuhan dari masyarakat terutama masalah pembangunan fisik masyarakat seperti pembukaan jalan baru, perbaikan jalan, jembatan, talud dan lainnya.

Dalam pelaksanaan TMMD di Purbalingga ini, dikatakan Dandim bahwa dalam dua tahun ini TMMD dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam satu tahun, yakni TMMD sengkuyung dan TMMD reguler. "Setelah TMMD ini selesai digelar dan ditutup maka semua program yang sudah dijalankan diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa makam. Semua program fisik yang sudah terselesaikan seperti jalan maka wajib dirawat bersama," ujarnya.

Pelaksana harian (Plh) Perwira Seksi Teritorial Kodim 0702/Purbalinggasekaligus perwira pelaksana TMMD Kapten Czi Untung Budiyono mengatakan, TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018 dilaksanakan mulai 15 Oktober sampai 13 November. Sebelum pelaksanaan terlebih dahulu telah dilaksanakan pra TMMD mulai 5 - 14 Oktober.

TMMD Sengkuyung Tahap III digelar dengan sasaran fisik dan non fisik di wilayah Desa Makam, Kecamatan Rembang. Untuk sasaran fisik meliputi pembangunan jalan makadam volume 455 m x 5 m, pelebaran jalan volume 455 m x 5 m, pembangunan drainase volume : 100 m x0,40 m x 0,30 m, pembangunan gorong-gorong volume 0,40 M x 5 M, 3 unit, pembangunan talud volume 100 m x 2 m dan pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) 2 Unit sudah selesai 100%.
Sedangkan sasaran non fisik melaksanakan penyuluhan dan pelayanan dibidang, penyuluhan pendidikan pendahuluan bela negara, penyuluhan hukum kamtimbas, pelayanan KB dan Kesehatan, sosialisasi pembangunan Kabupaten Purbalingga.

Bupati Purbalingga yang diwaklili oleh Sekda Kab. Purbalingga Wahyu Kontardi, SH mengatakan, melalui TMMD bersama kita merawat gotong royong, memacu kreatifitas dan prakarsa masyarakat untuk membangun desa. "Kita ingin gotong royong sebagai saripati nilai nilai ke Indonesia-an esensi kultur ketimuran dapat terus terjaga dengan baik. Karena disitulah inti dari kekuatan bangsa dalam menjaga persatuan pada ke Bhinekaan. Dari situ pulalah kita tangkal sikap sikap individualistik dan egoistik untuk merajut kembali kain kebersamaan dan respon sosial yang memajukan dan mensejahterakan," ujarnya.

TMMD telah hadir meneguhkan semangat kebersamaan dan menyajikan karya nyata yang bermaslahat bagi desa. Berbagai pembangunan sarana dan prasarana perdesaan dari program ini telah dapat dinikmati oleh warga desa.
Begitupun upaya pemberdayaan telah berhasil memperkuat semangat masyarakat dalam menggali dan menggelola potensi desanya agar makin maju dan mensejahterakan. "Tentu ini sangat relevan dengan program pembangunan Jawa Tengah untuk meningkatkan kesejahteraan yang berkeadilan sosial," lanjutnya (ragil.red).

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita